Tag Archives: bintang

Ruang Lingkup dalam Ilmu Astronomi

Ketika berbicara mengenai astronomi, hal tersebut tentunya memiliki kaitan yang erat dengan ilmu perbintangan dan juga benda-benda langit. Ruang lingkup astronomi pun begitu luas, mencakup benda langit yang tercipta secara alami seperti bumi, bintang, angkasa, dan asteroid serta benda-benda langit buatan manusia seperti satelit. Nah, ini dia pembahasan seputar ruang lingkup astronomi!

Ruang Lingkup Astronomi

Astronomi adalah ilmu perbintangan. Ilmu ini memanfaatkan benda-benda langit untuk memprediksi sesuatu, seperti tanggal dan cuaca. Berikut ini benda-benda langit yang termasuk dalam lingkup ilmu astronomi :

Planet

Benda langit yang pertama adalah planet. Definisi planet adalah benda langit yang memiliki massa besar dengan kekuatan gravitasinya sendiri dan bergerak mengelilingi suatu bintang. Dalam sistem tata surya kita, ada 8 planet yang mengitari Matahari. Planet tersebut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Diantara ke-8 planet tersebut, satu-satunya planet yang berpenghuni hanyalah Bumi. Planet atau Bintang Siarah ini dalam Bahasa Yunani kuno disebut sebagai “astēr planētēs” atau yang bermakna “Bintang Pengelana”.

Orbit planet sendiri tidak berbentuk lingkaran, melainkan elips. Hal ini ditemukan oleh Johannes Kepler. Beberapa pengamatan dan penelitian seputar planet lainnya juga sering dilakukan oleh para ahli dan hasilnya ada banyak sekali penemuan serta fakta-fakta menarik tentang planet ini.

Nah, secara umum kita dapat membagi 8 planet dalam tata surya kita ke dalam 2 jenis utama yakni planet gas besar berkepadatan rendah dan planet raksasa darat kecil berbatu. Planet darat kecil atau planet kebumian sendiri meliputi Planet Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Sementara itu, planet gas adalah Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Belum diketahui secara pasti bagaimana planet ini terbentuk. Namun, teori paling populer menyatakan bahwa planet terbentuk dari nebula yang berubah menjadi cakram gas dan debu tipis.

Benda Langit Lain : Satelit, Meteorid, Asteroid, dan Komet

Satelit

Merupakan benda langit yang mengorbit pada benda lainnya dengan rotasi dan periode revolusi tertentu. Ada 2 jenis satelit, yakni satelit alam dan satelit buatan. Salah satu contoh satelit alam adalah Bulan yang mengorbit mengelilingi Planet Bumi.

Sementara itu, satelit buatan ini dirancang dan diciptakan oleh manusia. Satelit buatan ini terdiri atas Satelit pengamat Bumi, Satelit astronomi, Satelit navigasi, Satelit komunikasi, Satelit tenaga surya, Satelit mata-mata, Satelit cuaca, Stasiun angkasa, dan Satelit miniature (yang digunakan untuk mengklasifikasikan jenis satelit yang ringan dan berukuran kecil).

Meteoroid

Benda langit yang berukuran lebih besar dari suatu molekul namun lebih kecil dibandingkan asteroid. Meteoroid juga merupakan sebuah benda padat yang bergerak dalam antar ruang dalam suatu planet. Para ilmuwan memperkirakan adanya 25 juta meteorit, mikrometeorid, dan puing-puing angkasa lainnya yang memasuki atmosfer bumi tiap harinya. Per tahunnya, ada sekitar 15.000 ton material yang masuk ke atmosfer bumi.

Beberapa contoh meteroid terbesar yang pernah ditemukan di bumi adalah Meteorid Mbozi, The Cape York Meteorite,Bacubirito, El Chaco, dan Hoba.

Asteroid

Asteroid atau yang kerap disebut sebagai planet minor atau planetoid adalah benda angkasa berukuran lebih kecil dari planet dan biasanya lebih besar dibandingkan meteoroid. Asteroid ini umumnya berada dalam tata surya.

Ada jutaan asteroid yang menurut para ahli adalah sisa-sisa kehancuran dari planetesimal. Planetesimal sendiri merupakan material dalam nebula matahari (muda) yang tak pernah tumbuh besar menjadi planet.

Beberapa contoh asteroid adalah Asteroid Ceres, Pallas, Vesta, Hygeia, Interamnia, Baptistina, Cleopatra, dan Hektor.

Komet

Komet merupakan benda langit yang mengelilingi matahari. Komet ini bisa berbentuk elips, lonjong, parabolis, atau hiperbolis. Istilah komet sendiri berasal dari Bahasa Yunani “kometes” yang berarti “rambut panjang”. Komet juga sering disebut sebagai bintang berekor atau lintang kemukus. Komet dapat terbentuk dari es dan debu, ia tercipta dari kumpulan debu dan gas yang beku ketika berada jauh dari Matahari. Panjang “ekor” komet sendiri diperkirakan mencapai jutaan kilometer.

Komet ini juga mengorbit matahari sehingga termasuk dalam sistem tata surya. Untuk menyelesaikan satu kali orbit, sebuah komet bahkan membutuhkan waktu ribuan tahun lho. Salah satu sebabnya adalah karena ada beberapa komet yang bahkan menempuh jarak yang lebih jauh di luar angkasa dibandingkan planet.

Beberapa contoh komet yang pernah terlihat adalah Komet Halley, Komet De Kock- Paraskevopoulos, Komet Hale Bopp, Komet Ikeya Seki, Komet West, Komet McNaught, dan Komet Eclipse.

Matahari dan Bintang

Ruang lingkup astronomi selanjutnya adalah Bintang. Bintang adalah benda langit yang bisa mengeluarkan cahayanya sendiri. Sementara itu, matahari adalah bintang di pusat tata surya kita. Bentuk matahari sendiri nyaris bulat dan terdiri atas plasma panas yang bercampur medan magnet. Diameternya sendiri mencapai 1.392.684 km atau sekitar 109 kali diameter Planet Bumi. Massa matahari sendiri mencapai 330.000 kali lipat massa bumi. Matahari merupakan benda langit terbesar dalam Galaksi Bima Sakti.

Nah, berikut ini beberapa contoh bintang lain selain Matahari : Sistem Centauri α, Sirius (α Canis Majoris), UY Scuti, R136a1, Vega (α Lyrae), dan lain sebagainya.

Galaksi

Galaksi sendiri merupakan kumpulan gas, debu, milyaran bintang, dan sistem tata surya yang disatukan oleh gaya gravitasi. Ruang lingkup astronomi sangatlah luas. Kita semua berada di planet bumi, salah satu planet yang mengelilingi matahari. Semua benda langit yang mengelilingi matahari merupakan suatu sistem tata surya.

Sementra itu, tata surya kita berada di dalam suatu galaksi yang dikenal sebagai Galaksi Bima Sakti atau Milky Way. Galaksi ini sendiri pun hanya merupakan bagian kecil dari alam semesta yang sangat luas.

Para ilmuwan memperkirakan ada sekitar 100 hingga 200 milyar galaksi di alam semesta ini. Sejauh ini, nama galaksi sendiri dikategorikan dalam sebuah nama dan nomor katalog. Berikut ini beberapa contoh galaksi yang dikenal :

  • Galaksi Bima Sakti : Awalnya mulai diketahui dan ditemukan pada 18 Juli 1783. Bentuknya spiral dengan 400 milyar lebih bintang dengan garis tengah sekitar 130 ribu tahun cahaya.
  • Galaksi Andromeda : Pertama kali ditemukan pada awal 965 M dan ditemukan lagi tahun 1612. Bentuknya spiral dan lebih besar dibandingkan Galaksi Bima Sakti karena diameternya hampir mencapai 200 ribu tahun cahaya.
  • Galaksi Ursa Mayor atau Galaksi Beruang Besar : Biasa terlihat sebagai 7 bintang terang. Bentuknya elips dan memiliki 6 bintang.
  • Galaksi Black Eye atau Galaksi Mata Hitam : Ditemukan oleh Edward Pigott pada 2 Maret 1779. Memiliki jalur debu penyerap gelap yang menakjubkan.  
  • Galaksi Tadpole atau Galaksi Kecebong : Sering dikaitkan dengan tabrakan/penggabungan dengan galaksi lain yang lebih kecil sekitar 100 juta tahun yang lalu. Bentuknya spiral berpalang dengan struktur tidak beraturan.

Ruang Angkasa

Merupakan suatu sistem yang terdapat milyaran galaksi di alam semesta atau yang lebih dikenal sebagai antariksa.

Sekian pembahasan mengenai ruang lingkup astronomi. Semoga bermanfaat

Ketahui Cabang-Cabang Khusus Astronomi Secara Spesifik

Ketahui Cabang-Cabang Khusus Astronomi Secara Spesifik – Pernahkah Anda mendengar tentang astronomi? Ya, konsep astronomi adalah salah satu cabang ilmu tertua. Dikenal berkat penemuan astronomis dari zaman prasejarah, seperti monumen dari Mesir atau Stonehenge di Inggris. Peradaban kuno menggunakan astronomi untuk menentukan cuaca, musim, dan bahkan cuaca untuk pertanian.

Astronomi adalah cabang ilmu pengetahuan tertua.Ilmu pengetahuan diketahui dari berbagai artefak astronomi dari zaman prasejarah. Misalnya, keberadaan berbagai monumen dari Mesir atau dari Stonehenge di Inggris. Astronomi digunakan oleh peradaban kuno sebagai cara untuk menentukan waktu, musim, dan waktu yang tepat untuk memulai bertani..

Astronomi juga merupakan cabang ilmu di mana Anda dapat mempelajari berbagai benda langit termasuk bintang dan planet. Selain itu, Anda juga akan belajar tentang fenomena alam lain yang terjadi di luar angkasa.

Sejarah Astronomi

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa astronomi adalah ilmu yang mempelajari benda-benda langit, seperti bulan, planet, bintang, termasuk matahari. Astronomi sangat erat kaitannya dengan kehidupan kita sehari-hari.

Perkembangan astronomi secara substansial berlangsung dari sekitar 1000 SM. J.-C., tepatnya periode Sumeria dan Babilonia. Mereka mengamati keteraturan dan mampu berlatih gerhana bulan serta siklus planet. Memang, orang Mesir tahu bagaimana menemukan cara menghitung hari dalam setahun, yaitu 365 hari.Namun, di zaman Sumeria, tidak ada pengetahuan dalam bentuk gambar. Gambaran alam semesta masih murni spekulatif.

Kemudian, sekitar tahun 1550-1800 M, perkembangan astronomi berkembang pesat. Banyak kontribusi para ahli untuk perkembangan astronomi. Selain itu, juga terjadi perubahan sarana pengamatan, dari pengamatan dengan mata telanjang menjadi penggunaan teleskop.Sampai tahun 1800-1890 M, astronomi dirumuskan dengan konsep-konsep dasar fisika yang kita kenal sebagai fisika klasik.

Pada akhir abad ke-19, beberapa fenomena ditemukan yang bahkan fisika klasik pun tidak dapat menjelaskannya. Untuk itu perlu dikembangkan konsep fisika yang lebih mendasar, yaitu fisika modern. Para astronom saat ini melakukan pengamatan di observatorium menggunakan teleskop untuk mengamati berbagai benda langit

Cabang Astronomi Secara Khusus

Matahari adalah bintang terdekat dengan Bumi sekitar 8 menit cahaya, dan merupakan yang terjauh dipelajari; itu adalah bintang kerdil dalam klasifikasi utama ordo G2 V dan berusia sekitar 4,6 miliar tahun.

Meskipun tidak sebesar bintang variabel dan Matahari mengalami sedikit perubahan dalam cahayanya karena aktivitas yang dikenal sebagai siklus bintik matahari: fluktuasi jumlah bintik matahari selama sebelas tahun terakhir.Bintik matahari adalah daerah dengan suhu yang lebih rendah dan aktivitas magnet yang lebih tinggi.

Ilmu Keplanetan

Cabang astronomi ini mempelajari susunan planet, bulan, planet kerdil, komet, asteroid, dan benda langit yang berputar mengelilingi tata surya, terutama matahari, meskipun ilmu ini juga mencakup planet ekstrasurya. Tata surya kita telah dipelajari secara ekstensif, pertama menggunakan teleskop dan kemudian menggunakan pesawat ruang angkasa. Oleh karena itu, ada pemahaman yang sangat baik tentang pembentukan dan evolusi sistem planet, meskipun penemuan baru masih berlangsung.

Astronomi Bintang

Nebula Semut. Gas yang dipancarkan oleh bintang sekarat di pusatnya tidak biasa karena membentuk pola simetris, tidak kacau seperti ledakan normal.Untuk memahami alam semesta, studi tentang bintang dan evolusinya sangat penting. Astrofisika yang berkaitan dengan bintang itu sendiri dapat dipahami dari segi pengamatan dan teori, serta melalui simulasi komputer.

Astronomi Galaksi

Tata surya kita berputar mengelilingi Bima Sakti, galaksi spiral dibuang dari Grup Lokal. Ini adalah salah satu kelompok galaksi terbesar. Bima Sakti memutar materi gas, debu, bintang, dan objek lainnya, semuanya disatukan oleh gaya tarik gravitasi.Bumi sendiri terletak di lengan luar galaksi yang berdebu, sehingga sebagian besar Bima Sakti tidak terlihat.

Astronomi Ekstragalaksi

Gambar di atas menunjukkan beberapa objek yang digariskan dengan warna biru; Ini adalah gambar galaksi yang sama, direproduksi oleh lensa gravitasi yang disebabkan oleh gugusan galaksi kuning di tengah foto. Efek pelensaan yang dihasilkan dan medan gravitasi cluster membelokkan cahaya sehingga bayangan objek jauh diperbesar dan terdistorsi.

Kosmologi

Kosmologi, berasal dari kata Yunani kosmos (κόσμος, “dunia”) dan akhiran logia logo (λόγος, “studi”) dapat dipahami sebagai upaya untuk mempelajari alam semesta secara keseluruhan.

Jenis – Jenis Astronomi

Astronomi Observasional

Seperti diketahui, astronomi membutuhkan informasi tentang benda-benda langit, dan juga sumber utama dari banyak informasi yang sudah di ketahui adalah radiasi gelombang elektromagnetik.

Pengamatan astronomi dapat dibagi menurut wilayah spektrum elektromagnetik yang diamati: bagian dari spektrum dapat diamati melalui permukaan bumi, sedangkan bagian lain hanya dapat dicapai dari ketinggian tertentu, bahkan hanya dari luar angkasa. Informasi rinci tentang pembagian ini dapat ditemukan di bawah ini:

Astronomi Inframerah

Sebagian besar jenis radiasi diserap oleh atmosfer bumi, kecuali panjang gelombangnya tidak berbeda jauh dengan cahaya merah yang terlihat. Oleh karena itu, radiasi infra merah yang akan diamati adalah observatorium yang akan dibangun di tempat yang lebih tinggi, tidak lembab, bahkan di luar angkasa.

Astronomi Optik

Teleskop Subaru dan Observatorium Keck di Mauna Kea adalah dua contoh observatorium yang mampu mengamati inframerah tampak dan dekat. Di sebelah kanan adalah fasilitas teleskop inframerah NASA, yang beroperasi hanya pada panjang gelombang inframerah-dekat.

Juga dikenal dengan sebutan astronomi cahaya tampak, astronomi optik yang berfokus dengan radiasi elektromagnetik yang terlihat di depan mata. Oleh karena itu, cabang tertua, karena tidak memerlukan peralatan seperti itu. Dari akhir abad ke-19 hingga sekitar satu abad kemudian, teknik fotografi menggunakan gambar optik astronomis, tetapi sebelum itu harus digambar dengan tangan.

Demikian ulasan tentang, Mengetahui secara khusus cabang-cabang ilmu astronomi. Semoga bermanfaat.

Kenali 8 Jenis Astronomi Yang Perlu Anda Ketahui

Kenali 8 Jenis Astronomi Yang Perlu Anda KetahuiAstronomi merupakan ilmu yg mengusut mengenai konvoi benda-benda langit, misalnya surya, planet, bulan, bintang, meteoroid, asteroid & lain-lain. Astronomi memainkan kiprah krusial pada membantu insan menyebutkan berdari, komposisi & hubungan benda langit. Astronomi sendiri adalah galat satu ilmu tertua, misalnya yg diketahui berdasarkan jenis-jenis artefak astronomi yg ditemukan dalam zaman prasejarah.

Misalnya, monumen Nubia & Mesir dan Stonehenge pada Inggris. Orang-orang dalam zaman dahulu termasuk peradaban Yunani, Babilonia, Cina, Maya sampai India ditemukan sudah melakukan pengamatan metodologis pada langit malam. Meskipun ilmu ini mempunyai sejarah yg panjang, tetapi astronomi sudah bisa berkembang & sebagai cabang ilmu yg sangat terbaru melalui inovasi-inovasi krusial berupa teleskop.

Pengertian Astronomi

Astronomi merupakan ilmu yg mengusut & mengamati konvoi benda langit & kenyataan alam yg terjadi pada luar atmosfer bumi. Benda-benda langit tadi diantaranya surya, planet, bulan, bintang, meteoroid, asteroid & lain-lain. Selain itu, astronomi pula membahas insiden masa kemudian yg berkaitan menggunakan berdari mula terbentuknya rapikan matahari atau alam semesta misalnya teori Big Bang, pembentukan galaksi, lubang hitam & lain-lain.

Mempelajari astronomi nir terlepas berdasarkan fisika, kimia & matematika. Ilmu yg mengusut astronomi dianggap astronomi. Dalam astronomi selalu menerapkan metode ilmiah yg ketat dari perhitungan yg valid, & memakai data dari teori.

Astronomi pula dikaitkan menggunakan astrofisika yg terbagi sebagai dua, yaitu astrofisika teoritis & astrofisika observasional. Keduanya saling terhubung secara kompetitif buat menciptakan analisis data mengenai pengamatan objek lain yg sangat jauh berdasarkan planet bumi, komet, supernova & sebagainya.

Jenis – Jenis Astronomi Yang Perlu Anda Ketahui

Astronomi Observasional

Seperti diketahui, astronomi membutuhkan berita mengenai benda-benda langit, & pula asal primer berdasarkan sebagian akbar berita sejauh ini merupakan radiasi elektromagnetik, atau pula lebih spesifik, cahaya tampak.

Pengamatan astronomi bisa dibagi berdasarkan daerah spektrum elektromagnetik yg diamati: bagian berdasarkan spektrum bisa diamati melalui bagian atas bumi, sedangkan bagian lain hanya bisa dicapai berdasarkan ketinggian tertentu, atau bahkan hanya berdasarkan luar angkasa. Informasi lebih jelasnya tentang divisi tadi bisa dicermati pada bawah ini:

Astronomi Inframerah

Astronomi inframerah jenis ini beserta menggunakan analisis melibatkan deteksi radiasi sebuah inframerah (radiasi pada mana panjang gelombang melebihi sebuah cahaya merah). Sebagian akbar jenis radiasi diserap sang atmosfer bumi, kecuali bahwa panjang gelombangnya nir tidak sama jauh menggunakan cahaya merah yg terlihat. Oleh karenanya radiasi infra merah yg akan diamati merupakan observatorium yg akan dibangun pada loka yg tinggi & pula nir lembab, atau bahkan pada luar angkasa sekalipun.

Astronomi Optik

eleskop Subaru & Observatorium Keck pada Mauna Kea, keduanya adalah model observatorium yg bisa mengamati baik yg tampak juga yg dekat-inframerah. Di sebelah kanan merupakan Fasilitas Teleskop Inframerah NASA, yg beroperasi hanya dalam panjang gelombang inframerah-dekat.

uga dikenal menjadi astronomi cahaya tampak, astronomi optik mengamati radiasi elektromagnetik yg terlihat sang mata telanjang insan. Oleh karenanya, cabang tertua, lantaran nir memerlukan alat-alat tadi. Mulai berdasarkan akhir abad ke-19 sampai kurang lebih satu abad kemudian, teknik fotografi memakai gambar optik astronomis, namun sebelumnya wajib digambar menggunakan tangan.

Astronomi Ultraviolet

Radiasi elektromagnetik merupakan ultraviolet menggunakan panjang gelombang kurang lebih 100 sampai 3.200 (10-320 nm). Panjangnya cahaya yg diserap sang atmosfer bumi, sebagai akibatnya buat mengamatinya wajib terbuat berdasarkan atmosfer bagian atas, atau atmosfer luar (angkasa).

Jenis Astronomi cocok buat mengusut radiasi termal & garis emisi spektral bintang biru buat suhu yg sangat tinggi (penjabaran OB), lantaran bintang menjadi radiasi ultraviolet sangat terang – studi ini acapkalikali dilakukan & meliputi bintang yg terletak pada galaksi lain.

Astronomi Sinar-X

Objek bisa memancarkan cahaya menggunakan panjang gelombang sinar-X melalui emisi sinkrotron (asal berdasarkan elektron yg berputar pada kurang lebih medan magnet) atau melalui emisi gas padat termal & gas encer pada 107 sinar X-K. pula diserap sang atmosfer, sebagai akibatnya pengamatan wajib dilakukan berdasarkan atas balon, roket, atau pula satelit sebuah penelitian. Sumber sinar-X mencakup sinar-X bintang biner (binary X-rays), pulsar, residu-residu supernova, galaksi elips, gugus galaksi, & inti galaksi aktif.

Astronomi Sinar Gamma

Astronomi sinar gamma mengusut objek astronomi dalam panjang gelombang terpendek (sinar gamma). Sinar gamma bisa diamati secara eksklusif sang satelit misalnya Compton Gamma-Ray Observatory (CGRO), atau menggunakan jenis teleskop spesifik yg dianggap teleskop Cherenkov (IACT). Teleskop jenis ini sebenarnya nir mendeteksi sinar gamma, namun bisa mendeteksi percikan cahaya tampak yg didapatkan berdasarkan penyerapan sinar gamma sang atmosfer.

Astronomi Teoretis

Ada poly jenis metode & indera yg tidak sama yg bisa dipakai sang para astronom teoretis, termasuk contoh analitik lainnya (misalnya, buat memprediksi konduite bintang politropik) & simulasi numerik komputasional; menggunakan kelebihannya masing-masing. Model analitis biasanya lebih baik bila peneliti ingin mengetahui kasus & mengamati apa yg terjadi dalam baris; Model numerik bisa menyampaikan adanya kenyataan & pengaruh yg nir gampang dicermati.

Manfaat Astronomi

Banyak sekali manfaat astronomi, berikut beberapa manfaat astronomi bagi kehidupan manusia, antara lain :

  • Mengetahui konvoi benda-benda angkasa, dan persebaran & karakteristik-karakteristik benda angkasa.
  • Tentukan waktu berdasarkan matahari atau bulan.
  • Sebagai pedoman gejala alam pada bumi.
  • Memprediksi cuaca.
  • Tentukan perkiraan.

Demikian ulasan mengenai, Kenali 8 Jenis Astronomi Yang Perlu Anda Ketahui.semoga bermanfaat.