Tag Archives: Rasi Bintang

Pengertian dan 88 Nama Rasi Bintang Resmi

Pengertian Rasi Bintang

Kita dapat mengartikan rasi bintang sebagai konstelasi atau sekumpulan bintang yang tampak berhubungan satu sama lain sehingga membentuk sebuah konfigurasi khusus. Sebenarnya, ketika diamati dalam ruang tiga dimensi, sebagian besar bintang ini tidak memiliki hubungan satu sama lain. Hanya saja bintang-bintang tersebut terlihat berkelompok pada bola langit malam.

Kamu yang suka melihat bintang-bintang di langit, mungkin kamu pernah membayangkan Seberapa jauh atau seberapa dekat jarak antar bintang tersebut. Nyatanya, para ilmuwan telah memperkirakan jarak antar bintang dan dan ternyata bintang tersebut memiliki jarak yang sangat jauh antara satu sama lain. Jaraknya pun tidak diukur berdasarkan KM atau satuan panjang yang sering kita gunakan di Bumi. Melainkan, menggunakan tahun cahaya.

Apa itu tahun cahaya? tahun cahaya sendiri dapat diartikan sebagai tahun yang digunakan untuk mengukur sebuah jarak berdasarkan kecepatan cahaya. Seperti yang kita ketahui, saya sendiri merupakan benda tercepat. Cahaya sendiri dapat menempuh sekitar 300.000 Km per detik. Jadi kalau semisal jarak antar bintang tersebut adalah 2 juta tahun cahaya maka kamu tinggal mengalihkannya saja. 1 tahun terdiri dari berapa detik? kemudian dikalikan dengan 2.000.000. Yang pasti, angka tersebut sangatlah banyak bukan? Ilmuwan menggunakan satuan tahun cahaya untuk mempermudah pengukuran jarak antar bintang atau benda-benda lainnya yang ada di luar angkasa.

Lalu bagaimana rasi bintang ini dapat diketahui? manusia sendiri memiliki kemampuan untuk menciptakan lalu kemudian mengenali pola-pola setiap rasi bintang. Sepanjang sejarahnya, manusia telah berhasil mengelompokkan beberapa rasi bintang yang letaknya terlihat berdekatan.

Susunan rasi ini sebenarnya memiliki banyak sekali kelebihan lho. Contohnya saja adalah untuk menentukan arah. Para pelaut zaman dulu menggunakan rasi bintang untuk menentukan arah Utara, Barat, Selatan, atau Timur bumi. Caranya sendiri dilakukan dengan mengenali rasi tertentu. Contohnya adalah Rasi Ursa Mayor atau Rasi Gubuk Penceng. Bahkan, 12 zodiak yang kita kenal saat ini merupakan nama-nama dari rasi bintang.

Nama-Nama Rasi Bintang

Para Ilmuwan sendiri mengakui ada 88 nama rasi bintang resmi di alam semesta. Selebihnya, dikenal sebagai asterisme. Asterisme sendiri merupakan susunan rasi bintang yang dikenal secara luas oleh masyarakat, namun tidak mendapatkan pengakuan dari Himpunan Astronomi Internasional.

Nah, berikut ini 88 nama rasi bintang yang diakui oleh NASA :

  1. Rasi Andromeda : rasi bintang yang melambangkan Putri Andromeda. Putri Andromeda ini merupakan figure wanita yang berasal dari zaman Yunani Kuno. Letak rasi ini ada di langit utara, dekat Pegasus.
  2. Rasi Antlia : rasi yang terlihat di belahan langit selatan. Rasi ini melambangkan pompa udara. Antlia sendiri dalam bahasa latin bermakna Pompa.
  3. Rasi Apus : rasi bintang redup yang ada di belahan bumi selatan. Rasi Apus ini merepresentasikan burung Cendrawasih. Dalam Bahasa Yunani, rasi ini memiliki makna “tanpa kaki”.
  4. Rasi Aquarius : rasi yang berada di belahan bumi selatan ini memiliki bentuk layaknya seorang manusia yang tengah membawakan air.
  5. Rasi Aquila : rasi yang ada di Galaksi Bima Sakti, bintang di rasi ini yang paling terang adalah Altair. Aquil sendiri merupakan nama elang yang melahirkan Ganymede atau Aquarius, dalam kisah mitologi Yunani.  
  6. Rasi Ara : merupakan rasi bintang yang ada di belahan bumi selatan. Berada di antara rasi Centaurus dan Lupus. Ara sendiri merupakan sejenis pohon fikus yang memiliki banyak jenis.
  7. Rasi Aries : rasi domba jantan ini termasuk ke dalam salah satu daftar zodiak. Berada di belahan langit utara, di antara rasi pisces dan taurus. Bentuknya mirip tanduk domba.
  8. Rasi Auriga : atau Sais Kereta Perang. Merupakan rasi yang ada di belahan langit utara. Bintang terterangnya adalah Capella.
  9. Rasi Bootes : di dalam rasi ini terdapat bintang cerah ke-4 di langit malam yang Bernama Arcturus. Boötes sendiri memiliki makna Sang Penggembala.
  10. Rasi Caelum : memiliki makna “pahat”. Merupakan gugusan rasi bintang kecil yang terletak di belahan bumi selatan. Pada awalnya, diperkenalkan oleh Nicolas Louis de Lacaille.
  11. Rasi Camelopardalis : memiliki makna Jerapah. Merupakan rasi bintang yang berada di belahan bumi utara, bentuknya besar namun cenderung redup.
  12. Rasi Cancer : rasi ketam, salah satu rasi yang jadi zodiac. Ukurannya kecil dan cenderung redup.
  13. Rasi Canes Venatici : memiliki arti Anjing-anjing Pemburu.
  14. Rasi Canis Major : memiliki arti Anjing Besar.
  15. Rasi Canis Minor : memiliki arti Anjing Kecil.
  16. Rasi Capricornus : memiliki arti Kambing Laut.
  17. Rasi Carina : memiliki arti Lunas Kapal Argo.
  18. Rasi Cassiopeia : memiliki arti Ratu Ethiopia.
  19. Rasi Centaurus : memiliki arti Centaur.
  20. Rasi Cepheus : memiliki arti Raja Ethiopia.
  21. Rasi Cetus : memiliki arti Ikan Paus.
  22. Rasi Chamaeleon : memiliki arti Bunglon.
  23. Rasi Circinus : memiliki arti Kompas.
  24. Rasi Columba : memiliki arti Merpati.
  25. Rasi Coma Berenices : memiliki arti Rambut Berenice.
  26. Rasi Corona Australis : memiliki arti Mahkota Selatan; Yunani Kuno – Ptolemaeus.
  27. Rasi Corona Borealis : memiliki arti Mahkota Utara.
  28. Rasi Corvus : memiliki arti Burung Gagak.
  29. Rasi Crater : memiliki arti Cangkir.
  30. Rasi Crux : memiliki arti Salib Selatan.
  31. Rasi Cygnus : memiliki arti Angsa.
  32. Rasi Delphinus : memiliki arti Lumba-lumba.
  33. Rasi Dorado : memiliki arti Ikan Todak.
  34. Rasi Draco : memiliki arti Naga.
  35. Rasi Equuleus : memiliki arti Kuda kecil.
  36. Rasi Eridanus : memiliki arti Sungai.
  37. Rasi Fornax : memiliki arti Tungku.
  38. Rasi Gemini : memiliki arti Kembar.
  39. Rasi Grus : memiliki arti Burung bangau.
  40. Rasi Hercules : memiliki arti Hercules, anak Zeus.
  41. Rasi Horologium : memiliki arti Jam.
  42. Rasi Hydra : memiliki arti Naga laut.
  43. Rasi Hydrus : memiliki arti Ular air.
  44. Rasi Indus : memiliki arti Indian.
  45. Rasi Lacerta : memiliki arti Kadal.
  46. Rasi Leo : memiliki arti Singa.
  47. Rasi Leo minor : memiliki arti Singa kecil.
  48. Rasi Lepus : memiliki arti Kelinci.
  49. Rasi Libra : memiliki arti Timbangan.
  50. Rasi Lupus : memiliki arti Serigala.
  51. Rasi Lynx : memiliki arti  Lynx.
  52. Rasi Lyra : memiliki arti Harpa.
  53. Rasi Mensa : memiliki arti Meja.
  54. Rasi Microscopium : memiliki arti Mikroskop.
  55. Rasi Monoceros : memiliki arti Kuda Bertanduk.
  56. Rasi Musca : memiliki arti Lalat.
  57. Rasi Norma : memiliki arti Timabangan Datar.
  58. Rasi Octans : memiliki arti Oktan.
  59. Rasi Ophiuchus : memiliki arti Tangan Naga.
  60. Rasi Orion : memiliki arti Pemburu.
  61. Rasi Pavo : memiliki arti Merak.
  62. Rasi Pegasus : memiliki arti Kuda bersayap.
  63. Rasi Perseus : memiliki arti Perseus.
  64. Rasi Phoenix : memiliki arti Phoenix.
  65. Rasi Pictor : memiliki arti Kuda-kuda.
  66. Rasi Pisces : memiliki arti Ikan.
  67. Piscis Austrinus : memiliki arti Ikan Selatan.
  68. Puppis : memiliki arti Buritan kapal Argo.
  69. Pyxis : memiliki arti Kompas kapal Argo.
  70. Reticulum : memiliki arti Jaring.
  71. Sagitta : memiliki arti Anak Panah.
  72. Sagittarius : memiliki arti Pemanah.
  73. Scorpius : memiliki arti Kalajengking.
  74. Sculptor : memiliki arti Alat Pemahat.
  75. Scutum : memiliki arti Perisai.
  76. Serpens : memiliki arti Ular.
  77. Sextans : memiliki arti Sekstan.
  78. Taurus : memiliki arti Lembu Jantan.
  79. Telescopium : memiliki arti Teleskop.
  80. Triangulum : memiliki arti Segitiga.
  81. Triangulum Australe : memiliki arti Segitiga Selatan.
  82. Tucana : memiliki arti Burung tukan.
  83. Ursa Major : memiliki arti Beruang Besar.
  84. Ursa Minor : memiliki arti Beruang Kecil.
  85. Vela : memiliki arti Layar Kapal Argo.
  86. Virgo : memiliki arti Sang Perawan.
  87. Volans : memiliki arti Ikan Terbang.
  88. Vulpecula : memiliki arti Rubah.

Menentukan Arah Mata Angin dengan Rasi Bintang

Di zaman yang serba modern seperti ini, ketika berlayar kita bisa menggunakan berbagai alat navigasi modern yang canggih. Begitupun ketika tersesat, kita dapat menggunakan Kompas untuk membantu kita menentukan arah.

Lalu, bagaimana cara orang-orang di zaman dulu menentukan arah mata angin? Dulu, orang-orang memanfaatkan rasi bintang untuk menentukan arah mata angin. Rasi bintang yang ada di langit ini dapat terlihat dimanapun kita berada. Entah itu di lautan luas ataupun di hutan, asalkan tidak ada suatu benda yang menghalangi rasi-rasi tersebut (missal, awan atau mendung). Ilmu menentukan arah mata angin dengan rasi bintang ini sudah ada sejak zaman dahulu dan digunakan dalam berbagai kegiatan. Seperti pelayaran dan sejenisnya.

Di zaman dulu, polusi juga belum separah saat ini. Jadi, kamu mungkin bisa melihat gugusan rasi bintang yang ada di langit dengan lebih jelas. Di zaman sekarang, menentukan arah mata angin dengan rasi bintang ini adalah hal yang cukup sulit dilakukan dan tentunya tidak efektif. Sudah ada banyak sekali alat navigasi modern seperti Kompas yang dapat dimanfaatkan untuk menentukan arah mata angin. Kamu juga harus berdiri di tengah tanah lapang yang tinggi untuk bisa melihatnya dengan jelas. Belum lagi, kebanyakan orang awam tidak tahu ilmu perbintangan ini. Jadi, mereka tidak bisa memaknai ataupun mengartikan suatu bentuk rasi bintang yang ada di langit.

Nah, di pembahasan kali ini kita akan membahas seputar mata angin, rasi bintang, dan cara menentukan arah mata angin dengan rasi bintang. Yuk, simak pembahasannya dibawah ini.

Pengertian Mata Angin

Mata angin adalah panduan yang berfungsi untuk menentukan suatu arah. Teknik navigasi sederhana ini umum digunakan untuk menentukan lokasi (baik secara langsung atau menggunakan alat seperti Kompas).

Ada 8 mata arah angin yang paling banyak digunakan, urutannya adalah sebagai berikut (searah dengan arah jarum jam) :

  • Utara : dengan sudut 0 derajat.
  • Timur Laut : terletak di sudut 45 derajat, berada di antara arah utara dan timur.
  • Timur : terletak di arah 90 derajat.
  • Tenggara : terletak di sudut 135 derajat, berada di arah timur dan selatan.
  • Selatan : terletak di sudut 180 derajat.
  • Barat Daya : terletak pada sudut 225 derajat, berada di antara arah selatan dan barat.
  • Barat : terletak di sudut 270 derajat.
  • Barat laut : terletak di sudut 315 derajat, berada di antara arah barat dan utara.

Utara, Timur, Selatan, dan Barat adalah 4 arah mata angin utama. Arah utara dan selatan merupakan arah kutub bumi. Sementara itu, arah timur dan barat merupakan arah rotasi bumi (perputaran bumi pada porosnya).

Pengertian Rasi Bintang

Sebelum membahas cara menentukan arah mata angin dengan rasi bintang. Mari kita bahas apa itu rasi bintang terlebih dahulu. Rasi bintang atau yang biasa disebut sebagai konstelasi merupakan sekumpulan bintang pada posisi tertentu yang nampak saling berhubungan dan membentuk suatu konfigurasi khusus. Dalam sejarahnya, manusia berhasil mempelajari dan mengelompokkan bintang-bintang yang berdekatan menjadi sebuah rasi.

Susunan rasi bintang tak resmi (yang dikenal masyarakat luas namun tak diakui oleh astronom dan jarang memiliki hubungan astrofisika khusus) disebut sebagai asterisma. Susunan rasi asterisma secara kebetulan tampak berdekatan (jika dilihat dari langit bumi), namun sebenarnya mereka terpisah sangat jauh. Himpunan Astronomi internasional membagi langit menjadi susunan 88 rasi bintang resmi. Ras-rasi tersebut juga memiliki batas-batas yang sangat jelas.

Menentukan Arah Mata Angin dengan Rasi Bintang

Dahulu kala, para pelaut ulung menggunakan rasi bintang sebagai panduan untuk menentukan arah mata angin. Hal ini dilakukan jauh sebelum alat-alat navigasi modern mulai digunakan. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, para astronom telah membuat pemetaan langit menjadi 88 rasi bintang. Nah, dari 88 rasi bintang tersebut ada beberapa bintang yang dapat kita gunakan untuk mencari arah mata angin. Contohnya saja adalah Rasi Gubug Penceng atau Crux, Rasi Bintang Biduk atau Rasi Bintang Ursa Mayor, dan lain sebagainya.

Arah Selatan

Salah satu rasi bintang terang yang ada di belahan langit selatan adalah Rasi Bintang Gubuk Penceng atau yang dalam Bahasa Internasionalnya dikenal sebagai Rasi Crux. Ketika musim kemarau, para pelaut bisa dengan mudah menemukan formasi rasi bintang ini. Rasi Gubuk Penceng ini setidaknya memiliki beberapa bintang terang, yakni Alpha Cru (disebut juga acrux), Beta Cru (disebut juga Mimosa), Delta Cru, Gamma Cru (disebut juga Gacrux) dan Epsilon Cru (yang merupakan bintang paling redup). Berikut ini ilustrasi formasi bintang-bintang tersebut :

Lalu, bagaimana cara menemukan arah selatan dengan rasi ini? Tariklah sebuah garis lurus dari Bintang Gacrux melewati bintang Acrux hingga menuju kearah cakrawala atau Horizon. Nah, itulah arah selatan. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa melihat ilustrasi dibawah ini :

Arah Utara

Menentukan Arah Mata Angin dengan Rasi Bintang – sama seperti belahan langit selatan, di belahan langit utara juga ada beberapa bintang terang yang sering dimanfaatkan oleh para pelaut untuk mencari arah utara.

Rasi tersebut adalah Bintang Rasi Biduk (atau dalam Bahasa Internasionalnya disebut sebagai Rasi Bintang Ursa Mayor). Rasi ini memiliki bentuk seperti sendok terbalik. Rasi Ursa Mayor terdiri atas kumpulan 7 bintang terang di dalamnya. Secara berurutan yakni Bintang Terang Dubhe, Bintang Terang Merak, Bintang Terang Phad, Bintang Terang Megrez, Bintang Terang Alioth, Bintang Terang Mizar dan Bintang Terang Alkaid. Berikut ini formasi ke-7 bintang tersebut.

Diantara ke-7 bintang ini, 2 diantaranya dapat kita gunakan untuk mencari arah utara. 2 bintang tersebut adalah Bintang terang Merak dan Dubhe. Caranya, cukup tarik garis lurus dari Bintang Merak melewati Bintang Dubhe, menuju kearah cakrawala. Nah, arah panah yang terbentuk akan menunjukkan arah utara.

Cara Menentukan Arah Mata Angin dengan Rasi Bintang – Arah Barat dan Timur

Nah, sekarang kamu sudah tahu mana arah timur dan selatan. Lalu, bagaimana cara untuk mencari arah barat dan timur? Caranya cukup mudah kok.

Pertama-tama berdirilah tegak, kemudian rentangkanlah kedua tanganmu. Posisi tangan kanan berada di arah utara, semetara tangan kiri berada di arah selatan. Nah, arah barat berada di hadapanmu. Sementara itu, arah timur ada di sebaliknya (belakang badanmu). Bagaimana? Mudah, bukan?

Oh iya, kamu juga bisa menentukan arah barat dan timur menggunakan Rasi Kalajengking dan Orion lho. Rasi Kalajengking dapat menjadi petunjuk arah timur atau tenggara. Sementara itu, Rasi Orion dapat menjadi penunjuk arah Barat.

Itulah beberapa cara menentukan arah mata angin dengan rasi bintang. Sayangnya, di musim penghujan atau di cuaca yang kurang bagus (mendung, dsb) rasi-rasi bintang yang dapat kita gunakan sebagai petunjuk arah tidak akan terlihat.