Tag Archives: James Bradley

Tokoh-Tokoh Astronomi Terkenal di Dunia

Beberapa penemuan astronomi, pengetahuan, dan perkembangan ilmu ini tentu saja tak lepas dari jasa-jasa para astronom. Nah, berikut ini ada beberapa tokoh astronomi terkenal di dunia yang memiliki jasa penting dalam bidang astronomi :

  1. Anaximander (610-546 SM) : Juga dikenal sebagai “Bapak Ilmu Astronomi”.
  2. Aristoteles (384-322 SM) : ilmuwan terkenal asal Yunani. Aristoteles percaya kalau bulan, matahari, dan planet-planet lainnya mengitari bumi pada serangkaian pola angkasa rumit. Ia juga mengemukakan kalau bumi dan bulan itu berbentuk bola dan bulan dapat bersinar karena pantulan cahaya matahari. Namun, Aristoteles tidak percaya bahwa bumi bergerak dalam antariksa atau bergerak dalam porosnya.
  3. Eratosthenes (276-196 SM) : Ahli astronomi Yunani yang pertama kali mengukur bumi secara teliti. Dari pengamatannya ia mengemukakan bahwa bumi seharusnya berdiameter 13.000 km (hampir sepenuhnya benar, mengingat diamater sebenarnya yang dihitung pada masa modern adalah 12.756,28 km pada khatulistiwa).
  4. Pythagoras (abad ke-6 SM) : merupakan salah satu ilmuwan asal Yunani paling terkenal sepanjang sejarah. Salah satu temuannya yang terbesar adalah rumus Pythagoras yang kita gunakan hingga saat ini. Pythagoras jugalah yang pertama mengemukakan pendapat bahwa bumi berbentuk seperti bola.
  5. Aristarkhus (abad ke-3 SM) : Ilmuwan asal Yunani yang mempercayai bahwa Matahari adalah pusat dari alam semesta. Ia juga merupakan orang pertama yang menghitung ukuran relatif dari bulan, bumi, dan matahari. Aristarkhus menemukan bahwa diameter bulan hanya 30% dari diameter bulan (hampir sepenuhnya benar, mengingat nilai sebenarnya adalah 0,27 atau 27%).
  6. Hipparkus (abad ke-2 SM) : tokoh astronomi terkenal di dunia adalah Hipparkus. Ahli astronomi asal Yunani terbesar pada masanya. Ialah yang membuat katalog 850 Bintang dengan teliti.
  7. Ptolomeus (abad ke-2 M) : ilmuwan Yunani yang menyusun gambaran baku tentang alam semesta yang dipakai oleh para astronom hingga zaman renaissance.
  8. Nicolaus Copernicus (1473-1543) : tokoh astronomi terkenal di dunia selanjutnya adalah Nicolaus Copernicus. Merupakan ahli astronomi asal Polandia yang mencetuskan teori (benar) bahwa bumi bukanlah pusat atau sentra alam semesta (selayaknya pandangan umum pada masanya). Teori milik Copernicus ini didukung oleh pengamatan Galileo dan dibenarkan oleh perhitungan Johannes Kepler.
  9. Galileo Galilei (1564-1642) : salah satu tokoh astronomi terkenal di dunia yang memberikan banyak sumbangan besar melalui penemuannya dalam bidang astronomi. Galileo Galilei merupakan ilmuwan asal Italia yang mengemukakan revolusi dalam astronomi dan juga melakukan berbagai pengamatan di luar angkasa.
  10. Tycho Brahe (1546-1601) : tokoh astronomi terkenal di dunia selanjutnya adalah Tycho Brahe. Ia adalah ahli astronomi asal Denmark. Ia dianggap sebagai salah satu pengamat terbesar pada masa pra-teleskop (sebelum teleskop digunakan). Dengan hanya memanfaatkan alat bidik sederhana, Tycho Brahe dapat mengukur planet dengan ketelitian lebih besar dibandingkan siapapun. Hal ini akhirnya memungkinkan Johannes Kepler yang merupakan asistenya pada saat itu untuk memecahkan dan menemukan hukum gerakan planet.
  11. Johannes Kepler (1571-1630) : Matematikawan dan astronom dari Jerman yang menemukan 3 hukum dasar pergerakan planet. Dalam perhitungannya ini, Johannes Kepler menggunakan pengamatan Tycho Brahe.
  12. Edmond Halley (1656-1742) : astronom Inggris yang pada tahun 1705 memperhitungkan bahwa komet yang pernah terlihat dalam tahun 1531, 1607 dan 1682 sebenarnya merupakan komet yang sama. Yang bergerak dalam 1 garis edar yang sama tiap 75 atau 76 tahun sekali mengitari Matahari. Komet tersebut akhirnya disebut sebagai Komet Halley.
  13. James Bradley (1693-1762) : ahli astronomi Inggris yang menemukan Aberasi Sinar Cahaya pada tahun 1728. Aberasi atau penyimpangan tersebut merupakan bukti langsung pertama (yang dapat diamati) bahwa bumi berevolusi mengelilingi matahari.
  14. Sir Isaac Newton (1642-1727) : Ilmuwan Inggris yang sangat dikenal lantaran penemuan hukum gravitasinya. Melalui hukum gravitasi yang ditemukannya, Newton secara tak langsung dapat membantu menjelaskan mengapa planet mengitari matahari. Sir Isaac Newton juga memberikan sumbangan yang penting dalam dunia astronomi dengan penelitiannya tentang cahaya dan optika. Tahun 1668, ia membangun reflector pertama di dunia.
  15. Sir William Herschel (1738-1822) : ahli astronomi Inggris (yang lahir di Jerman). Ia menemukan planet Uranus tanggal 17 Maret 1781 dan 2 satelitnya beserta dengan 2 satelit Saturnus. Ia juga membangun reflector 122 cm yang saat itu menjadi yang terbesar di dunia (digunakan untuk melakukan pekerjaan surveinya).
  16. Immanuel Kant (1724-1804) : ia adalah seorang filsuf Jerman yang mengajukan cikal bakal teori modern mengenai tata surya pada 1755.
  17. Pierre-Simon de Laplace (1749-1827) : ahli matematika asal Perancis. Ialah yang mengembangkan teori populer tentang asal mula tata surya yang sebelumnya telah digagas oleh Immanuel Kant.
  18. Charles Messier (1730-1817) : ahli astronomi Perancis yang menyusun sebuah daftar yang berisi lebih dari 100 kelompok bintang dan nebula. Sampai saat inipun, banyak objek ini yang masih disebut sebagai objek nomor Messier atau M seperti M1 dan M31.
  19. Urbain Jean Joseph Leverrier (1811-1877) : adalah matematikawan Perancis yang berhasil memperhitungkan keberadaan Planet Neptunus. Perhitungan Leverrier inilah yang kemudian memungkinkan penemuan planet Neptunus oleh Johann Galle.
  20. Johann Gottfried Galle (1812-1910) : ia merupakan ahli astronomi asal Jerman yang menemukan planet Neptunus. Tepatnya pada 23-09-1846, dengan menggunakan perhitungan Urbain Leverrier.
  21. Giovanni Schiaparelli (1835-1910) : adalah ahli astronom dari Italia yang menyatakan adanya saluran di permukaan planet Mars untuk pertama kalinya. Terutama ketika planet Mars mendekat di tahun 1877. Ia menamakannya sebagai “canali”.
  22. John Ludwig Emil Dreyer (1852-1926) : ahli astronom Denmark yang menghimpun katalog utama yang memuat hampir 8000 kelompok bintang dan nebula. Katalog yang ia susun sendiri disebut sebagai Katalog Umum Baru (the New General Catalogue, NGC).
  23. Percival Lowell (1855-1916) : ahli astronomi Amerika yang memetakan saluran di Mars dan mempercayai adanya kehidupan pada planet tersebut.
  24. Henrietta Leavitt (1868-1921) : ahli astronomi asal Amerika yang menemukan teknik penting dalam mengukur jarak antar bintang dengan menggunakan bintang-bintang variabel cepheid.
  25. Harlow Shapley (1885-1972) : ahli astronom Amerika yang melakukan perhitungan sebenarnya dari galaksi yang kita tempati (pada tahun 1921). Ia juga menyatakan sekaligus membuktikan kalau Matahari sebenarnya tidak terletak di pusat galaksi.
  26. Edwin Hubble (1889-1953) : astronom yang pada tahun 1924 menunjukkan bahwa ada galaksi lain di luar galaksi kita. Selanjutnya, ia juga mengelompokkan galaksi tersebut berdasarkan bentuknya (spiral dan eliptik).
  27. Georges Lemaître (1894-1966)
  28. George Gamow (1904-1968)
  29. Sir Fred Hoyle (1915-2001)   : ahli astronomi asal Inggris. Ia dikenal karena karyanya tentang Teori Keadaan Lunak. Teori tersebut membantah kalau pembentukan alam semesta diawali dengan suatu ledakan besar (The Big Bang).
  30. Carl Sagan (1934-1996)
  31. Clyde Tombaugh (1906-1997)
  32. Carl von Weizsacker (1912-2007)
  33. Marteen Schmidt (1929-…)

Dan masih banyak lagi tokoh astronomi terkenal di dunia lain yang memberikan pengaruh besar dalam dunia astronomi.